<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-6075453961601588568</id><updated>2012-02-16T16:53:56.554-08:00</updated><category term='peace in gaza'/><category term='penting bgd dewh pkony . .'/><category term='joke'/><category term='Jendela Islam'/><category term='motivasi'/><category term='IKTIBAR'/><category term='Jendela Remaja'/><category term='idealis from rha'/><title type='text'>Berandalan bandung #004</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://hendrikdirgadz.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6075453961601588568/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hendrikdirgadz.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>hendrik don djuan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06547526773406622899</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_1apbbtg5rSg/TEF6rhplp-I/AAAAAAAAAKk/m1Bek3D9t5Q/S220/17580_1157969124333_1680912199_327584_7896298_n.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>15</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6075453961601588568.post-414992916126491067</id><published>2010-03-13T06:15:00.000-08:00</published><updated>2010-03-13T06:45:50.374-08:00</updated><title type='text'>Jika Allah Mengingatkan Kita</title><content type='html'>&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Dikisahkan, seorang mandor bangunan yang sedang bekerja di sebuah gedung bertingkat, suatu ketika ia ingin menyampaikan pesan penting kepada tukang yang sedang bekerja di lantai bawahnya. Mandor ini berteriak-teriak memanggil seorang tukang bangunan yang sedang bekerja di lantai bawahnya, agar mau mendongak ke atas sehingga ia dapat menjatuhkan catatan pesan. Karena suara mesin-mesin dan pekerjaan yang bising, tukang yang sedang bekerja di lantai bawahnya tidak dapat mendengar panggilan dari sang Mandor. Meskipun sudah berusaha berteriak lebih keras lagi, usaha sang mandor tetaplah sia-sia saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya untuk menarik perhatian, mandor ini mempunyai ide melemparkan koin uang logam yang ada di kantong celananya ke depan seorang tukang yang sedang bekerja di lantai bawahnya. Tukang yang bekerja dibawahnya begitu melihat koin uang di depannya, berhenti bekerja sejenak kemudian mengambil uang logam itu, lalu melanjutkan pekerjaannya kembali. Beberapa kali mandor itu mencoba melemparkan uang logam, tetapi tetap tidak berhasil membuat pekerja yang ada di bawahnya untuk mau mendongak keatas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiba-tiba mandor itu mendapatkan ide lain, ia kemudian mengambil batu kecil yang ada di depannya dan melemparkannya tepat mengenai seorang pekerja yang ada dibawahnya. Karena merasa sakit kejatuhan batu, pekerja itu mendongak ke atas mencari siapa yang melempar batu itu. Kini sang mandor dapat menyampaikan pesan penting dengan menjatuhkan catatan pesan dan diterima oleh pekerja dilantai bawahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sahabat yang baik, untuk menarik perhatian kita manusia sebagai hambaNya, Allah SWT seringkali menggunakan cara-cara yang menyenangkan, namun kadangkala juga dengan pengalaman-pengalaman yang menyakitkan. Allah seringkali menjatuhkan "koin uang" atau memberikan kemudahan rejeki yang berlimpah, agar kita manusia mau mendongak keatas, mengingat-Nya, menyembah-Nya, mengakui kebesaran-Nya dan lebih banyak bersyukur atas rahmat-Nya. Tuhan seringkali memberikan begitu banyak berkat, rahmat dan kenikmatan setiap harinya kepada kita manusia, agar kita mau menengadah kepada-Nya dan bersyukur atas karunia-Nya. Namun, sayangnya seringkali hal itu tidak cukup membuat kita manusia untuk mau mendongak keatas dan bersyukur atas rahmat-Nya. Seringkali hal itu belum cukup membuat kita mau memberikan perhatian lebih mendekatkan diri kepada-Nya dan bersyukur atas rahmat-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena itu, kadang-kadang Tuhan menggunakan pengalaman-pengalaman menyakitkan, seperti menerima kegagalan, rasa sakit, kemiskinan, kesulitan, musibah, bencana dan berbagai pengalaman menyakitkan lainnya untuk menarik perhatian manusia agar mau mendongak keatas. Menarik perhatian kita untuk mau menengadah kepada-Nya, mengakui kebesaran-Nya dan bersyukur atas rahmat-Nya. Dengan demikian, kesulitan dan pengalaman-pengalaman menyakitkan yang kadang kala diterima manusia, hendaknya diterima sebagai peringatan dari Tuhan untuk menarik perhatian kita. Hendaknya hal itu membuat kita semakin mempererat hubungan dengan Allah swt. Hendaknya hal itu mengajarkan kita untuk mengakui kebesaran dan kekuasaan Allah. Hendaknya hal itu menyadarkan kita adalah makhluk-Nya yang sangat lemah dan tidak berdaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sahabat yang baik, sudah begitu banyaknya rahmat dan berkah Allah senantiasa mengalir setiap detiknya kepada kita semua manusia. Seperti memiliki pekerjaan yang baik, memiliki kesehatan yang kita rasakan, memiliki kedua mata untuk melihat dunia, kedua kaki yang menopang tubuh kita, kelengkapan panca indra yang sempurna, mendapatkan rejeki yang kita nikmati setiap hari, keluarga yang bahagia dan lain sebagainya. Semua itu sesungguhnya adalah rahmat dan berkah dari Allah SWT yang tak ternilai harganya. Sudahkah hal itu menjadikan kita selalu menengadahkan wajah kepada-Nya, mengingat-Nya dan bersyukur atas rahmat-Nya ? Ataukah hal itu belum menarik perhatian kita, sehingga menunggu Allah menjatuhkan "batu" kepada kita ?. Semoga kita dapat lebih menyadari dan selalu mengingat-SANG PENCIPTA tanpa menunggu kehadiran batu-batu kecil sebagai tanda pengingat kepada-Nya&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6075453961601588568-414992916126491067?l=hendrikdirgadz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hendrikdirgadz.blogspot.com/feeds/414992916126491067/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6075453961601588568&amp;postID=414992916126491067' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6075453961601588568/posts/default/414992916126491067'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6075453961601588568/posts/default/414992916126491067'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hendrikdirgadz.blogspot.com/2010/03/jika-allah-mengingatkan-kita.html' title='Jika Allah Mengingatkan Kita'/><author><name>hendrik don djuan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06547526773406622899</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_1apbbtg5rSg/TEF6rhplp-I/AAAAAAAAAKk/m1Bek3D9t5Q/S220/17580_1157969124333_1680912199_327584_7896298_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6075453961601588568.post-6882552327332376715</id><published>2009-11-28T04:23:00.000-08:00</published><updated>2009-11-28T04:24:28.559-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='motivasi'/><title type='text'>Menikmati kegagalan</title><content type='html'>Kehidupan ini, sebenarnya lebih mirip pelangi ketimbang sebuah foto hitam putih. Setiap manusia akan merasakan begitu banyak warna kehidupan. Ia mungkin mencintai sebagian warna tersebut. Tapi yang pasti ia tidak akan mencintai semua warna itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian pula dengan perasaan kita. Semua warna kehidupan yang kita alami, akan klta respon dengan berbagai jenis perasaan yang berbeda-beda. Maka ada duka di depan suka, ada cinta di depan benci, ada harapan di depan cemas, ada gembra di depan sedih. Kita merasakan semua warna perasaan itu, sebagai respon kita terhadap berbagai peristiwa kehidupan yang kita hadapi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seseorang menjadi pahlawan, sebenarnya disebabkan sebagiannya oleh kemampuannya mensiasati perasaan-perasaannya sedemikian rupa, sehingga ia tetap berada dalam kondisi kejiwaan yang mendukung proses produktivitasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Misalnya ketika kita menghadapi kegagalan. Banyak orang yang lebih suka mengutuk kegagalan, dan menganggapnya sebagai musibah dan cobaan hidup. Kita mungkin tidak akan melakukan itu seandainya di dalam diri kita ada kebiasaan untuk memandang berbagai peristiwa kehidupan secara objektif, ada tradisi jiwa besar, ada kelapangan dada serta pemahaman akan takdir yang mendalam.&lt;br /&gt;Kegagalan, dalam berbagai aspek kehidupan, terkadang diperlukan untuk mencapai sebuah sukses. Bahkan dalam banyak cerita kehidupan yang pernah kita dengar atau baca dari orang-orang sukses, kegagalan menjadi semacam faktor pembeda dengan sukses, yang diturunkan guna menguatkan dorongan untuk sukses dalam diri seseorang. Di sela-sela itu semua, kita juga membaca sebuah cerita, tentang bagaimana kegagalan telah mengalihkan perhatian seseorang kepada kompetensi inti, atau pusat keunggulan, yang semula tidak ia ketahui sama sekali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itulah misalnya yang dialami oleh Ibnu Khaldun. Kita semua mengenal nama ini sebagai seorang sejarawan dan filosof sejarah. Ia telah menulis sebuah buku sejarah bangsa-bangsa dunia dengan sangat cemerlang. Tapi yang jauh lebih cemerlang dari buku sejarah itu adalah tulisan pengantarnya yang memuat kaidah-kaidah pergerakan sejarah, hukum-hukum kejatuhan dan kebangunan bangsa-bangsa. Tulisan pengantar itulah yang kemudian dikenal sebagai Muqoddimah Ibnu Khaldun. Di negeri kita “muqoddimah” buku sejarah ini bahkan sudah diterjemahkan, sementara buku sejarahnya sendiri belum dlterjemahkan.&lt;br /&gt;Buku Muqoddimah itulah yang mengantarkan Ibnu Khaldun untuk menduduki posisi sebagai filosof sejarah yang abadi dalam sejarah. Tapi mungkin jarang diantara kita yang tahu kalau sesungguhnya buku itu merupakan hasil perenungan selama kurang lebih empat bulan, atas kegagalannya sebagai praktisi politik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Takdirnya adalah menjadi filosof sejarah. Bukan sebagal politisi ulung. Tapi mungkinkah ia menemukan takdir itu seandainya ia tidak melewati deretan kegagalan yang membuatnya bosan dengan politik, dan membawanya kedalam perenungan-perenungan panjang diluar pentas politik, tapi justru yang kemudian melahirkan karya monumental?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6075453961601588568-6882552327332376715?l=hendrikdirgadz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hendrikdirgadz.blogspot.com/feeds/6882552327332376715/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6075453961601588568&amp;postID=6882552327332376715' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6075453961601588568/posts/default/6882552327332376715'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6075453961601588568/posts/default/6882552327332376715'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hendrikdirgadz.blogspot.com/2009/11/menikmati-kegagalan.html' title='Menikmati kegagalan'/><author><name>hendrik don djuan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06547526773406622899</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_1apbbtg5rSg/TEF6rhplp-I/AAAAAAAAAKk/m1Bek3D9t5Q/S220/17580_1157969124333_1680912199_327584_7896298_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6075453961601588568.post-2887961426396751968</id><published>2009-11-28T02:49:00.000-08:00</published><updated>2009-11-28T03:59:37.835-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='motivasi'/><title type='text'>Kisah hidup soichiro Honda</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_1apbbtg5rSg/SxEQkK5-jII/AAAAAAAAAJ4/t98Y3rcGMl0/s1600/honda_power_of_dreams_logo.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 118px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_1apbbtg5rSg/SxEQkK5-jII/AAAAAAAAAJ4/t98Y3rcGMl0/s320/honda_power_of_dreams_logo.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5409122841037540482" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Amati kendaraan yang melintasi jalan raya. Pasti, mata Anda&lt;br /&gt;selalu terbentur pada kendaraan bermerek Honda, baik berupa mobil&lt;br /&gt;maupun motor. Merek kendaran ini memang selalu menyesaki padatnya&lt;br /&gt;lalu lintas. Karena itu barangkali memang layak disebut sebagai raja&lt;br /&gt;jalanan.&lt;br /&gt;Namun, pernahkah Anda tahu, sang pendiri kerajaan bisnis&lt;br /&gt;Honda, Soichiro Honda,selalu diliputi kegagalan saat menjalani&lt;br /&gt;kehidupannya sejak kecil hingga berbuah lahirnya imperium bisnis&lt;br /&gt;mendunia itu. Dia bahkan tidak pernah bisa menyandang gelar insinyur.&lt;br /&gt;Ia bukan siswa yang memiliki otak cemerlang. Di kelas, duduknya tidak&lt;br /&gt;pernah di depan, selalu menjauh dari pandangan guru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat merintis bisnisnya, Soichiro Honda selalu diliputi&lt;br /&gt;kegagalan. Ia sempat jatuh sakit, kehabisan uang, dikeluarkan dari&lt;br /&gt;kuliah. Namun, ia terus bermimpi dan bermimpi. Dan, impian itu&lt;br /&gt;akhirnya terjelma dengan bekal ketekunan dan kerja keras. ''Nilaiku&lt;br /&gt;jelek di sekolah. Tapi saya tidak bersedih, karena dunia saya di&lt;br /&gt;sekitar mesin, motor dan sepeda,'' tutur Soichiro, yang meninggal&lt;br /&gt;pada usia 84 tahun, setelah dirawat di RS Juntendo, Tokyo, akibat&lt;br /&gt;mengidap lever.&lt;br /&gt;Kecintaannya kepada mesin, jelas diwarisi dari ayahnya yang&lt;br /&gt;membuka bengkel reparasi pertanian, di dusun Kamyo, distrik Shizuko,&lt;br /&gt;Jepang Tengah. Di kawasan inilah dia lahir. Kala sering bermain di&lt;br /&gt;bengkel, ayahnya selalu memberi catut (kakak tua) untuk mencabut&lt;br /&gt;paku. Ia juga sering bermain di tempat penggilingan padi melihat&lt;br /&gt;mesin diesel yang menjadi motor penggeraknya. Di situ, lelaki&lt;br /&gt;kelahiran 17 November 1906 ini dapat berdiam diri berjam-jam. Tak&lt;br /&gt;seperti kawan sebayanya kala itu yang lebih banyak menghabiskan waktu&lt;br /&gt;bermain penuh suka cita. Dia memang menunjukan keunikan sejak awal.&lt;br /&gt;Seperti misalnya kegiatan nekad yang dipilihnya pada usia 8 tahun,&lt;br /&gt;dengan bersepeda sejauh 10 mil. Itu dilakukan hanya karena ingin&lt;br /&gt;menyaksikan pesawat terbang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bersepada memang menjadi salah satu hobinya kala kanak-kanak.&lt;br /&gt;Dan buahnya, ketika 12 tahun, Soichiro Honda berhasil menciptakan&lt;br /&gt;sebuah sepeda pancal dengan model rem kaki. Sampai saat itu, di&lt;br /&gt;benaknya belum muncul impian menjadi usahawan otomotif. Karena dia&lt;br /&gt;sadar berasal dari keluarga miskin. Apalagi fisiknya lemah, tidak&lt;br /&gt;tampan, sehingga membuatnya selalu rendah diri.&lt;br /&gt;Di usia 15 tahun, Honda hijrah ke kota, untuk bekerja di Hart&lt;br /&gt;Shokai Company. Bossnya, Saka Kibara, sangat senang melihat cara&lt;br /&gt;kerjanya. Honda teliti dan cekatan dalam soal mesin. Setiap suara&lt;br /&gt;yang mencurigakan, setiap oli yang bocor, tidak luput dari&lt;br /&gt;perhatiannya. Enam tahun bekerja di situ, menambah wawasannya tentang&lt;br /&gt;permesinan. Akhirnya, pada usia 21 tahun, Saka Kibara mengusulkan&lt;br /&gt;membuka suatu kantor cabang di Hamamatsu. Tawaran ini tidak&lt;br /&gt;ditampiknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Hamamatsu prestasi kerjanya kian membaik. Ia selalu&lt;br /&gt;menerima reparasi yang ditolak oleh bengkel lain. Kerjanya pun cepat&lt;br /&gt;memperbaiki mobil pelanggan sehingga berjalan kembali. Karena itu,&lt;br /&gt;jam kerjanya tak jarang hingga larut malam, dan terkadang sampai&lt;br /&gt;subuh. Yang menarik, walau terus kerja lembur otak jeniusnya tetap&lt;br /&gt;kreatif.&lt;br /&gt;Kejeniusannya membuahkan fenomena. Pada zaman itu, jari-jari&lt;br /&gt;mobil terbuat dari kayu, hingga tidak baik untuk kepentingan meredam&lt;br /&gt;goncangan. Menyadari ini, Soichiro punya gagasan untuk menggantikan&lt;br /&gt;ruji-ruji itu dengan logam. Hasilnya luar biasa. Ruji-ruji logamnya&lt;br /&gt;laku keras, dan diekspor ke seluruh dunia.&lt;br /&gt;Pada usia 30 tahun, Honda menandatangani patennya yang&lt;br /&gt;pertama. Setelah menciptakan ruji. Lalu Honda pun ingin melepaskan&lt;br /&gt;diri dari bosnya, membuat usaha bengkel sendiri. Mulai saat itu dia&lt;br /&gt;berpikir, spesialis apa yang dipilih ? Otaknya tertuju kepada&lt;br /&gt;pembuatan ring piston, yang dihasilkan oleh bengkelnya sendiri pada&lt;br /&gt;1938. Lalu, ditawarkannya karya itu ke sejumlah pabrikan otomotif.&lt;br /&gt;Sayang, karyanya itu ditolak oleh Toyota, karena dianggap tidak&lt;br /&gt;memenuhi standar. Ring Piston buatannya tidak lentur, dan tidak laku&lt;br /&gt;dijual. Ia ingat reaksi teman-temannya terhadap kegagalan itu dan&lt;br /&gt;menyesalkan dirinya keluar dari bengkel milik Saka Kibara. Akibat&lt;br /&gt;kegagalan itu, Honda jatuh sakit cukup serius. Dua bulan kemudian,&lt;br /&gt;kesehatannya pulih kembali. Ia kembali memimpin bengkelnya. Tapi,&lt;br /&gt;soal ring pinston itu, belum juga ada solusinya. Demi mencari&lt;br /&gt;jawaban, ia kuliah lagi untuk menambah pengetahuannya tentang mesin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siang hari, setelah pulang kuliah, dia langsung ke bengkel&lt;br /&gt;mempraktekkan pengetahuan yang baru diperoleh. Tetapi, setelah dua&lt;br /&gt;tahun menjadi mahasiswa, ia akhirnya dikeluarkan karena jarang&lt;br /&gt;mengikuti kuliah. ''Saya merasa sekarat, karena ketika lapar tidak&lt;br /&gt;diberi makan, melainkan dijejali penjelasan bertele-tele tentang&lt;br /&gt;hukum makanan dan pengaruhnya,'' ujar Honda, yang diusia mudanya&lt;br /&gt;gandrung balap mobil. Kepada rektornya, ia jelaskan kuliahnya bukan&lt;br /&gt;mencari ijazah. Melainkan pengetahuan. Penjelasan ini justru dianggap&lt;br /&gt;penghinaan. Tapi dikeluarkan dari perguruan tinggi bukan akhir&lt;br /&gt;segalanya. Berkat kerja kerasnya, desain ring pinston-nya diterima&lt;br /&gt;pihak Toyota yang langsung memberikan kontrak. Ini membawa Honda&lt;br /&gt;berniat mendirikan pabrik. Impiannya untuk mendirikan pabrik mesinpun&lt;br /&gt;serasa kian dekat di pelupuk mata.&lt;br /&gt;Tetapi malangnya, niatan itu kandas. Jepang, karena siap&lt;br /&gt;perang, tidak memberikan dana kepada masyarakat. Bukan Honda kalau&lt;br /&gt;menghadapi kegagalan lalu menyerah pasrah. Dia lalu nekad&lt;br /&gt;mengumpulkan modal dari sekelompok orang untuk mendirikan pabrik.&lt;br /&gt;Namun lagi-lagi musibah datang. Setelah perang meletus, pabriknya&lt;br /&gt;terbakar, bahkan hingga dua kali kejadian itu menimpanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Honda tidak pernah patah semangat. Dia bergegas mengumpulkan&lt;br /&gt;karyawannya. Mereka diperintahkan mengambil sisa kaleng bensol yang&lt;br /&gt;dibuang oleh kapal Amerika Serikat, untuk digunakan sebagai bahan&lt;br /&gt;mendirikan pabrik. Penderitaan sepertinya belum akan selesai. Tanpa&lt;br /&gt;diduga, gempa bumi meletus menghancurkan pabriknya, sehingga&lt;br /&gt;diputuskan menjual pabrik ring pinstonnya ke Toyota. Setelah itu,&lt;br /&gt;Honda mencoba beberapa usaha lain. Sayang semuanya gagal.&lt;br /&gt;Akhirnya, tahun 1947, setelah perang, Jepang kekurangan&lt;br /&gt;bensin. Di sini kondisi ekonomi Jepang porak poranda. Sampai-sampai&lt;br /&gt;Honda tidak dapat menjual mobilnya akibat krisis moneter itu. Padahal&lt;br /&gt;dia ingin menjual mobil itu untuk membeli makanan bagi keluarganya.&lt;br /&gt;Dalam keadaan terdesak, ia lalu kembali bermain-main dengan&lt;br /&gt;sepeda pancalnya. Karena memang nafasnya selalu berbau rekayasa&lt;br /&gt;mesin, dia pun memasang motor kecil pada sepeda itu. Siapa sangka,&lt;br /&gt;sepeda motor-- cikal bakal lahirnya mobil Honda -- itu diminati oleh&lt;br /&gt;para tetangga. Jadilah dia memproduksi sepeda bermotor itu. Para&lt;br /&gt;tetangga dan kerabatnya berbondong-bondong memesan, sehingga Honda&lt;br /&gt;kehabisan stok. Lalu Honda kembali mendirikan pabrik motor. Sejak&lt;br /&gt;itu, kesuksesan tak pernah lepas dari tangannya. Motor Honda berikut&lt;br /&gt;mobilnya, menjadi raja jalanan dunia, termasuk Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semasa hidup Honda selalu menyatakan, jangan dulu melihat&lt;br /&gt;keberhasilanya dalam menggeluti industri otomotif. Tapi lihatlah&lt;br /&gt;kegagalan-kegagalan yang dialaminya. ''ORANG MELIHAT KESUKSESAN SAYA&lt;br /&gt;HANYA SATU PERSEN. TAPI, MEREKA TIDAK MELIHAT 99 PERSEN KEGAGALAN SAYA,'' tuturnya. Ia memberikan petuah, ''KETIKA ANDA MENGALAMI KEGAGALAN, MAKA SEGERALAH MULAI KEMBALI BERMIMPI. DAN MIMPIKANLAH MIMPI BARU.'' Jelas kisah Honda ini merupakan contoh, bahwa sukses itu bisa diraih seseorang dengan modal seadanya, tidak pintar di sekolah, dan hanya berasal dari keluarga miskin.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6075453961601588568-2887961426396751968?l=hendrikdirgadz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hendrikdirgadz.blogspot.com/feeds/2887961426396751968/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6075453961601588568&amp;postID=2887961426396751968' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6075453961601588568/posts/default/2887961426396751968'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6075453961601588568/posts/default/2887961426396751968'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hendrikdirgadz.blogspot.com/2009/11/kisah-hidup-soichiro-honda.html' title='Kisah hidup soichiro Honda'/><author><name>hendrik don djuan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06547526773406622899</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_1apbbtg5rSg/TEF6rhplp-I/AAAAAAAAAKk/m1Bek3D9t5Q/S220/17580_1157969124333_1680912199_327584_7896298_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_1apbbtg5rSg/SxEQkK5-jII/AAAAAAAAAJ4/t98Y3rcGMl0/s72-c/honda_power_of_dreams_logo.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6075453961601588568.post-1714324654959669268</id><published>2009-03-21T19:22:00.000-07:00</published><updated>2009-03-21T19:34:01.940-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='peace in gaza'/><title type='text'>air mata saudara ku</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_1apbbtg5rSg/ScWjijO_TMI/AAAAAAAAAIo/UXFTczHtKak/s1600-h/gaza2.jpeg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 123px; height: 98px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_1apbbtg5rSg/ScWjijO_TMI/AAAAAAAAAIo/UXFTczHtKak/s320/gaza2.jpeg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5315834749149727938" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_1apbbtg5rSg/ScWjihL9gcI/AAAAAAAAAIg/URpnMspRjeg/s1600-h/gaza3.jpeg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 129px; height: 81px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_1apbbtg5rSg/ScWjihL9gcI/AAAAAAAAAIg/URpnMspRjeg/s320/gaza3.jpeg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5315834748600156610" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_1apbbtg5rSg/ScWjibpDmpI/AAAAAAAAAIY/5Utytj68n6U/s1600-h/gaza1.jpeg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 150px; height: 135px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_1apbbtg5rSg/ScWjibpDmpI/AAAAAAAAAIY/5Utytj68n6U/s320/gaza1.jpeg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5315834747111578258" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Seberkas kilatan putih terang membutakan&lt;br /&gt;Api memancar ke angkasa Gaza malam ini&lt;br /&gt;Orang-orang berlari untuk berlindung&lt;br /&gt;Tidak mengetahui apakah mereka sudah mati atau hidup&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka datang dengan tank dan pesawat tempur&lt;br /&gt;Memporak porandakan dengan api yg berkobar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan tidak ada yg peduli&lt;br /&gt;Hanya suara melengking di dalam asap pekat berkabut&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami tidak akan turun&lt;br /&gt;Pada malam hari, tanpa berjuang&lt;br /&gt;Anda dapat membakar masjid dan rumah-rumah kami serta sekolah kami&lt;br /&gt;Tetapi semangat kami tidak akan pernah mati&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami tidak akan turun&lt;br /&gt;Malam ini di Gaza&lt;br /&gt;Perempuan dan anak-anak sama-sama&lt;br /&gt;Dibunuh dibunuh secara kejam baik malam dan subuh&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara yang disebut pemimpin negara jauh entah kemana&lt;br /&gt;Hanya berdebat tentang siapa yang salah atau benar&lt;br /&gt;Tetapi mereka tak punya nyali, hanya kata-kata tak berguna&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan bom berjatuhan seperti hujan asam&lt;br /&gt;Tetapi disambut dengan air mata, darah dan penderitaan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda masih dapat mendengar suara menembus asap pekat berkabut&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami tidak akan turun&lt;br /&gt;Pada malam hari, tanpa berjuang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda dapat membakar masjid dan rumah-rumah kami serta sekolah kami&lt;br /&gt;Tetapi semangat kami tidak akan pernah mati&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami tidak akan turun&lt;br /&gt;Malam ini di Gaza&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;br /&gt;adopted the poetry from michael heart we will not go down in gaza tonight&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6075453961601588568-1714324654959669268?l=hendrikdirgadz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hendrikdirgadz.blogspot.com/feeds/1714324654959669268/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6075453961601588568&amp;postID=1714324654959669268' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6075453961601588568/posts/default/1714324654959669268'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6075453961601588568/posts/default/1714324654959669268'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hendrikdirgadz.blogspot.com/2009/03/air-mata-saudara-ku.html' title='air mata saudara ku'/><author><name>hendrik don djuan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06547526773406622899</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_1apbbtg5rSg/TEF6rhplp-I/AAAAAAAAAKk/m1Bek3D9t5Q/S220/17580_1157969124333_1680912199_327584_7896298_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_1apbbtg5rSg/ScWjijO_TMI/AAAAAAAAAIo/UXFTczHtKak/s72-c/gaza2.jpeg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6075453961601588568.post-8787832781355715263</id><published>2009-03-11T18:04:00.000-07:00</published><updated>2009-03-18T20:02:22.319-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Jendela Islam'/><title type='text'>PEREMPUAN-KU</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_1apbbtg5rSg/Sbh3bDSgbcI/AAAAAAAAAIQ/xJaWh-jGz_w/s1600-h/IJO.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 222px; height: 320px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_1apbbtg5rSg/Sbh3bDSgbcI/AAAAAAAAAIQ/xJaWh-jGz_w/s320/IJO.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5312127067106602434" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Wanita yang aku sayangi&lt;br /&gt;Adalah pencinta Tuhannya&lt;br /&gt;Yang mengalir cinta,takut dan harap&lt;br /&gt;Yang menguasai perjalanan penghidupannya&lt;br /&gt;Dari waktu ke waktu, dari hari ke hari&lt;br /&gt;Sehingga perjanjian di antara jasad dan nyawanya berakhir… &lt;br /&gt;Wanita yang aku rindui Adalah wanita yang di mata dan wajahnya terpancar sinar Nur Ilahi Lidahnya basah dengan zikrullah Di sudut hati kecilnya sentiasa membesarkan Allah &lt;br /&gt;Wanita yang aku cintai&lt;br /&gt;Yang menutup auratnya dari pandangan lelaki aljnabi&lt;br /&gt;Kehormatan dirinya menjadi mahal nilainya&lt;br /&gt;Disanjung tinggi penduduk langit dan bumi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wanita yang aku impikan&lt;br /&gt;Adalah yang mendekatkan hatiku yang telah jauh&lt;br /&gt;Kepada Ar-Rahman dan Ar-Rahim&lt;br /&gt;Namun aku tidak ada di sana&lt;br /&gt;Karena aku telah dilamar oleh kebendaan dunia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wanita yang aku kasihi&lt;br /&gt;Yang bersyukur pada apa yang ada&lt;br /&gt;Yang bersabar pada apa yang tiada&lt;br /&gt;Cinta pada hidup yang sederhana yang tidak bermatakan benda&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wanita yang aku sukai&lt;br /&gt;Menjadi diam pada dirinya sendiri&lt;br /&gt;Menjadi pelita untuk putera-puteri yang bakal dilahirkan&lt;br /&gt;Untuk menyambung perjuangan di belakang hari&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesungguhnya &lt;br /&gt;Wanita yang selalu berada di dalam doaku&lt;br /&gt;Adalah diriku, dirimu dan seluruh kaum Hawaku… &lt;br /&gt;Dirimu bak kasturi yang mewangi&lt;br /&gt;harumnya bergentayangan di persada bakti&lt;br /&gt;menjadi kebanggaan para suami&lt;br /&gt;yang sanggup membela pengorbanan isteri. &lt;br /&gt;Dalam erat ketaatanmu kepada Ilahi&lt;br /&gt;dalam rapat ikutanmu kepada Nabi&lt;br /&gt;kau sentiasa memakai jilbab menutupi diri&lt;br /&gt;supaya menjadi muslimah yang sejati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teladanilah peribadi Ummul Mukminin&lt;br /&gt;mereka memiliki khazanah watak menakjubkan&lt;br /&gt;pakailah mereka sebagai tudung ikutan&lt;br /&gt;yang menutupi aurat keluhuran.&lt;br /&gt;Sedarilah wahai para srikandi&lt;br /&gt;dirimu telah dibela Nabi&lt;br /&gt;indahkanlah dirimu dengan iman di hati&lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;pesonakanlah dirimu dengan taqwa di sanubari.&lt;br /&gt;Dunia ini umpama lautan perhiasan yang indah&lt;br /&gt;sepesona perhiasan adalah permata wanita solehah&lt;br /&gt;yang telah terpateri jiwa ilmu dan mahabbah&lt;br /&gt;kaulah sesungguhnya insan bernama wanita solehah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadilah kamu.. WANITA “Mujahidah” yang diimpikan-ku..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6075453961601588568-8787832781355715263?l=hendrikdirgadz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hendrikdirgadz.blogspot.com/feeds/8787832781355715263/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6075453961601588568&amp;postID=8787832781355715263' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6075453961601588568/posts/default/8787832781355715263'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6075453961601588568/posts/default/8787832781355715263'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hendrikdirgadz.blogspot.com/2009/03/perempuan-ku.html' title='PEREMPUAN-KU'/><author><name>hendrik don djuan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06547526773406622899</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_1apbbtg5rSg/TEF6rhplp-I/AAAAAAAAAKk/m1Bek3D9t5Q/S220/17580_1157969124333_1680912199_327584_7896298_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_1apbbtg5rSg/Sbh3bDSgbcI/AAAAAAAAAIQ/xJaWh-jGz_w/s72-c/IJO.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6075453961601588568.post-3643906777849967574</id><published>2009-03-09T19:56:00.000-07:00</published><updated>2009-03-09T20:08:31.046-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='joke'/><title type='text'>Humor ha ha ha</title><content type='html'>Pada suatu hari di suatu cafe, masuklah seorang berpakaian perlente dan minum di cafe tersebut. Sang waitres melihat manusia keren tersebut tertarik dan bertanya: Apa pekerjaan bung?&lt;br /&gt;Lalu orang itu menjawab, ooooo saya adalah seorang LogicThinker.&lt;br /&gt;Si waitres bingung dan bertanya : apa itu pekerjaan logic thinker?&lt;br /&gt;Orang itu menjawab: wah susah menerangkannya, soalnya memang bukan pekerjaan yang lazim, tapi saya akan kasih anda contoh saja, ok?&lt;br /&gt;waitres : Ok!&lt;br /&gt;tamu : Begini, pertama-tama saya bertanya dulu, apakah anda punya akuarium?&lt;br /&gt;waitres : O ya saya punya akuarium buesuaaarrr di rumah.&lt;br /&gt;tamu : Nah kalo anda punya akuarium , logisnya anda punya ikan&lt;br /&gt;waitres : O ya saya punya ikan berbagai jenis&lt;br /&gt;tamu : nah kalo anda punya ikan , anda pasti sayang binatang&lt;br /&gt;waitres : Oya betul sekali saya sangat sayang pada binatang&lt;br /&gt;tamu : Kalo anda sayang binatang, apalagi pada anak anda!!Anda pasti sangat menyayangi anak anda.&lt;br /&gt;waitres : Betul sekali saya mencintai anak saya lebih dari ikan.&lt;br /&gt;tamu : Nah logisnya, jika punya anak pasti punya istri.&lt;br /&gt;waitres : Anda kok tahu? saya memang punya istri cantik jelita.&lt;br /&gt;tamu : Tentu saja saya tahu karena itu semua hanya logis saja. nah sekarang pertanyaan terakhir, jika anda punya istri dan anak, berarti anda tidak impoten!!! betul?&lt;br /&gt;waitres : 100% betul saya tidak impoten.&lt;br /&gt;tamu : Nah begitulah kira-kira logic thinker itu.&lt;br /&gt;waitres : oooo begitu toh? saya ngerti sekarang (sambil takjub)&lt;br /&gt;Lalu setelah tamu itu pergi, datanglah teman si waitres dan bertanya:&lt;br /&gt;waitresB : eh, kamu tadi kok asyik sekali omong apa?&lt;br /&gt;waitres: ooo tadi saya membicarakan pekerjaan orang itu sebagai logic thinker&lt;br /&gt;waitresB: apa itu logic thinker&lt;br /&gt;waitres : Begini lho saya terangkan (lagaknya kumat) pertama- tama saya tanya dahulu, kamu punya akuarium ndak?&lt;br /&gt;waitresB : ndak punya tuh?&lt;br /&gt;waitres : (berseru dengan keras dan pasti) BERARTI ANDA IMPOTEN ! ! !&lt;br /&gt;waitresB : Beuu, , ???&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;br /&gt;mudah-mudahan cerita konyol ini bisa membuat hati pembaca menjadi senang dan bisa melepaskan kepenatan walaupun cuma 2 menit saja.terima kasih &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;di adopsi dari h@sby file. .&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6075453961601588568-3643906777849967574?l=hendrikdirgadz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hendrikdirgadz.blogspot.com/feeds/3643906777849967574/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6075453961601588568&amp;postID=3643906777849967574' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6075453961601588568/posts/default/3643906777849967574'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6075453961601588568/posts/default/3643906777849967574'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hendrikdirgadz.blogspot.com/2009/03/humor-ha-ha-ha.html' title='Humor ha ha ha'/><author><name>hendrik don djuan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06547526773406622899</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_1apbbtg5rSg/TEF6rhplp-I/AAAAAAAAAKk/m1Bek3D9t5Q/S220/17580_1157969124333_1680912199_327584_7896298_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6075453961601588568.post-2101421239261599801</id><published>2009-03-07T00:41:00.000-08:00</published><updated>2009-03-07T01:48:21.168-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='IKTIBAR'/><title type='text'>Resep Kejayaan Bangsa Jepang  </title><content type='html'>&lt;meta equiv="Content-Type" content="text/html; charset=utf-8"&gt;&lt;meta name="ProgId" content="Word.Document"&gt;&lt;meta name="Generator" content="Microsoft Word 11"&gt;&lt;meta name="Originator" content="Microsoft Word 11"&gt;&lt;link rel="File-List" href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CHANIF@%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtml1%5C04%5Cclip_filelist.xml"&gt;&lt;o:smarttagtype namespaceuri="urn:schemas-microsoft-com:office:smarttags" name="place"&gt;&lt;/o:smarttagtype&gt;&lt;o:smarttagtype namespaceuri="urn:schemas-microsoft-com:office:smarttags" name="City"&gt;&lt;/o:smarttagtype&gt;&lt;o:smarttagtype namespaceuri="urn:schemas-microsoft-com:office:smarttags" name="country-region"&gt;&lt;/o:smarttagtype&gt;&lt;o:smarttagtype namespaceuri="urn:schemas-microsoft-com:office:smarttags" name="PlaceName"&gt;&lt;/o:smarttagtype&gt;&lt;o:smarttagtype namespaceuri="urn:schemas-microsoft-com:office:smarttags" name="PlaceType"&gt;&lt;/o:smarttagtype&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:worddocument&gt;   &lt;w:view&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:punctuationkerning/&gt;   &lt;w:validateagainstschemas/&gt;   &lt;w:saveifxmlinvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:ignoremixedcontent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:alwaysshowplaceholdertext&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:compatibility&gt;    &lt;w:breakwrappedtables/&gt;    &lt;w:snaptogridincell/&gt;    &lt;w:wraptextwithpunct/&gt;    &lt;w:useasianbreakrules/&gt;    &lt;w:dontgrowautofit/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;w:browserlevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;  &lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:latentstyles deflockedstate="false" latentstylecount="156"&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !mso]&gt;&lt;object classid="clsid:38481807-CA0E-42D2-BF39-B33AF135CC4D" id="ieooui"&gt;&lt;/object&gt; &lt;style&gt; st1\:*{behavior:url(#ieooui) } &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;&lt;style&gt; &lt;!--  /* Style Definitions */  p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal 	{mso-style-parent:""; 	margin:0cm; 	margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:12.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman";} p 	{mso-margin-top-alt:auto; 	margin-right:0cm; 	mso-margin-bottom-alt:auto; 	margin-left:0cm; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:12.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman";} @page Section1 	{size:21.0cm 842.0pt; 	margin:4.0cm 3.0cm 3.0cm 4.0cm; 	mso-header-margin:2.0cm; 	mso-footer-margin:51.05pt; 	mso-paper-source:0;} div.Section1 	{page:Section1;} --&gt; &lt;/style&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt;  /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:"Table Normal"; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-parent:""; 	mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; 	mso-para-margin:0cm; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-ansi-language:#0400; 	mso-fareast-language:#0400; 	mso-bidi-language:#0400;} &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;      &lt;p&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size:18;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 255);font-size:130%;" &gt;Assalamualaikum warrahmatullah wabarrakath&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(204, 51, 204);"&gt;Di kesempatan ini penulis akan menjelaskan sedikit rasia bangsa jepang menjadi macan asia di bidang ekonomi dan tekhnologi pasca PD II, mudah-mudahan posting singkat ini memberikan manfaat bagi para pembaca semuanya.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Setelah Hiroshima dan &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;Nagasaki&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt; luluh lantak terkena bom atom sekutu (Amerika), Jepang pelan tapi pasti berhasil bangkit. Mau tidak mau harus diakui saat ini Jepang bersama &lt;st1:country-region st="on"&gt;China&lt;/st1:country-region&gt; dan Korea Selatan sudah menjelma menjadi macan &lt;st1:place st="on"&gt;Asia&lt;/st1:place&gt; dalam bidang teknologi dan ekonomi.&lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt;. Intinya kita mencoba belajar sisi Jepang yang baik yang bisa diambil untuk membangun republik ini. Kalau ditanya apakah semua sisi bangsa Jepang selalu baik, tentu jawabannya tidak. Banyak juga budaya negatif yang tidak harus kita contoh&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 102);"&gt;1. KERJA KERAS&lt;/p&gt;  &lt;p style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Sudah menjadi rahasia umum bahwa bangsa Jepang adalah pekerja keras. Rata-rata jam kerja pegawai di Jepang adalah 2450 jam/tahun, sangat tinggi dibandingkan dengan Amerika (1957 jam/tahun), Inggris (1911 jam/tahun), Jerman (1870 jam/tahun), dan Perancis (1680 jam/tahun). Seorang pegawai di Jepang bisa menghasilkan sebuah mobil dalam 9 hari, sedangkan pegawai di negara lain memerlukan 47 hari untuk membuat mobil yang bernilai sama. Seorang pekerja Jepang boleh dikatakan bisa melakukan pekerjaan yang biasanya dikerjakan oleh 5-6 orang. Pulang cepat adalah sesuatu yang boleh dikatakan? agak memalukan? di Jepang, dan menandakan bahwa pegawai tersebut termasuk? yang tidak dibutuhkan? oleh perusahaan. Di kampus, professor juga biasa pulang malam (tepatnya pagi ), membuat mahasiswa nggak enak pulang duluan. Fenomena Karoshi (mati karena kerja keras) mungkin hanya ada di Jepang. Sebagian besar literatur menyebutkan bahwa dengan kerja keras inilah sebenarnya kebangkitan dan kemakmuran Jepang bisa tercapai.&lt;/p&gt;  &lt;p style="color: rgb(255, 255, 102); font-weight: bold;"&gt;2. MALU&lt;/p&gt;  &lt;p style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Malu adalah budaya leluhur dan turun temurun bangsa Jepang. Harakiri (bunuh diri dengan menusukkan pisau ke perut) menjadi ritual sejak era samurai, yaitu ketika mereka kalah dan pertempuran. Masuk ke dunia modern, wacananya sedikit berubah ke fenomena ?mengundurkan diri? bagi para pejabat (mentri, politikus, dsb) yang terlibat masalah korupsi atau merasa gagal menjalankan tugasnya. Efek negatifnya mungkin adalah anak-anak SD, SMP yang kadang bunuh diri, karena nilainya jelek atau tidak naik kelas. Karena malu jugalah, orang Jepang lebih senang memilih jalan memutar daripada mengganggu pengemudi di belakangnya dengan memotong jalur di tengah jalan. Bagaimana mereka secara otomatis langsung membentuk antrian dalam setiap keadaan yang membutuhkan, pembelian ticket kereta, masuk ke stadion untuk nonton sepak bola, di halte bus, bahkan untuk memakai toilet umum di stasiun-stasiun, mereka berjajar rapi menunggu giliran. Mereka malu terhadap lingkungannya apabila mereka melanggar peraturan ataupun norma yang sudah menjadi kesepakatan umum.&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 102);"&gt;3. HIDUP HEMAT&lt;/p&gt;  &lt;p style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Orang Jepang memiliki semangat hidup hemat dalam keseharian. Sikap anti konsumerisme berlebihan ini nampak dalam berbagai bidang kehidupan. Di masa awal mulai kehidupan di Jepang, saya sempat terheran-heran dengan banyaknya orang Jepang ramai belanja di supermarket pada sekitar jam 19:30. Selidik punya selidik, ternyata sudah menjadi hal yang biasa bahwa supermarket di Jepang akan memotong harga sampai separuhnya pada waktu sekitar setengah jam sebelum tutup. Seperti diketahui bahwa Supermarket di Jepang rata-rata tutup pada pukul 20:00. Contoh lain adalah para ibu rumah tangga yang rela naik sepeda menuju toko sayur agak jauh dari rumah, hanya karena lebih murah 20 atau 30 yen. Banyak keluarga Jepang yang tidak memiliki mobil, bukan karena tidak mampu, tapi karena lebih hemat menggunakan bus dan kereta untuk bepergian. Termasuk saya dulu sempat berpikir kenapa pemanas ruangan menggunakan minyak tanah yang merepotkan masih digandrungi, padahal sudah cukup dengan AC yang ada mode dingin dan panas. Alasannya ternyata satu, minyak tanah lebih murah daripada listrik. Professor Jepang juga terbiasa naik sepeda tua ke kampus, bareng dengan mahasiswa-mahasiswanya.&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 102);"&gt;4. LOYALITAS&lt;/p&gt;  &lt;p style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Loyalitas membuat sistem karir di sebuah perusahaan berjalan dan tertata dengan rapi. Sedikit berbeda dengan sistem di Amerika dan Eropa, sangat jarang orang Jepang yang berpindah-pindah pekerjaan. Mereka biasanya bertahan di satu atau dua perusahaan sampai pensiun. Ini mungkin implikasi dari Industri di Jepang yang kebanyakan hanya mau menerima fresh graduate, yang kemudian mereka latih dan didik sendiri sesuai dengan bidang garapan (core business) perusahaan. Kota Hofu mungkin sebuah contoh nyata. Hofu dulunya adalah &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;kota&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt; industri yang sangat tertinggal dengan penduduk yang terlalu padat. Loyalitas penduduk untuk tetap bertahan (tidak pergi ke luar &lt;st1:city st="on"&gt;kota&lt;/st1:city&gt;) dan punya komitmen bersama untuk bekerja keras siang dan malam akhirnya mengubah Hofu menjadi &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;kota&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt; makmur dan modern. Bahkan saat ini &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;kota&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt; industri terbaik dengan produksi kendaraan mencapai 160.000 per tahun.&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 102);"&gt;5. INOVASI&lt;/p&gt;  &lt;p style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Jepang bukan bangsa penemu, tapi orang Jepang mempunyai kelebihan dalam meracik temuan orang dan kemudian memasarkannya dalam bentuk yang diminati oleh masyarakat. Menarik membaca kisah Akio Morita yang mengembangkan Sony Walkman yang melegenda itu. Cassete Tape tidak ditemukan oleh Sony, patennya dimiliki oleh perusahaan Phillip Electronics. Tapi yang berhasil mengembangkan dan membundling model portable sebagai sebuah produk yang booming selama puluhan tahun adalah Akio Morita, founder dan CEO Sony pada masa itu. Sampai tahun 1995, tercatat lebih dari 300 model walkman lahir dan jumlah total produksi mencapai 150 juta produk. Teknik perakitan kendaraan roda empat juga bukan diciptakan orang Jepang, patennya dimiliki orang Amerika. Tapi ternyata Jepang dengan inovasinya bisa mengembangkan industri perakitan kendaraan yang lebih cepat dan murah. Mobil yang dihasilkan juga relatif lebih murah, ringan, mudah dikendarai, mudah dirawat dan lebih hemat bahan bakar. Perusahaan Matsu****a Electric yang dulu terkenal dengan sebutan ?mane****a? (peniru) punya legenda sendiri dengan mesin pembuat rotinya. Inovasi dan ide dari seorang engineernya bernama Ikuko Tanaka yang berinisiatif untuk meniru teknik pembuatan roti dari sheef di Osaka International Hotel, menghasilkan karya mesin pembuat roti (home bakery) bermerk &lt;st1:place st="on"&gt;Matsu&lt;/st1:place&gt;****a yang terkenal itu.&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 102);"&gt;6. PANTANG MENYERAH&lt;/p&gt;  &lt;p style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Sejarah membuktikan bahwa Jepang termasuk bangsa yang tahan banting dan pantang menyerah. Puluhan tahun dibawah kekaisaran Tokugawa yang menutup semua akses ke luar negeri, Jepang sangat tertinggal dalam teknologi. Ketika restorasi Meiji (meiji ishin) datang, bangsa Jepang cepat beradaptasi dan menjadi fast-learner. Kemiskinan sumber daya alam juga tidak membuat Jepang menyerah. Tidak hanya menjadi pengimpor minyak bumi, batubara, biji besi dan kayu, bahkan 85% sumber energi Jepang berasal dari negara lain termasuk &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:country-region st="on"&gt;Indonesia&lt;/st1:country-region&gt;&lt;/st1:place&gt;. Kabarnya kalau Indonesia menghentikan pasokan minyak bumi, maka 30% wilayah Jepang akan gelap gulita Rentetan bencana terjadi di tahun 1945, dimulai dari bom atom di Hiroshima dan Nagasaki, disusul dengan kalah perangnya Jepang, dan ditambahi dengan adanya gempa bumi besar di Tokyo. Ternyata Jepang tidak habis. Dalam beberapa tahun berikutnya Jepang sudah berhasil membangun industri otomotif dan bahkan juga kereta cepat (shinkansen). Mungkin cukup menakjubkan bagaimana Matsu****a Konosuke yang usahanya hancur dan hampir tersingkir dari bisnis peralatan elektronik di tahun 1945 masih mampu merangkak, mulai dari nol untuk membangun industri sehingga menjadi kerajaan bisnis di era kekinian. Akio Morita juga awalnya menjadi tertawaan orang ketika menawarkan produk Cassete Tapenya yang mungil ke berbagai negara lain. Tapi akhirnya melegenda dengan Sony Walkman-nya. Yang juga cukup unik bahwa ilmu dan teori dimana orang harus belajar dari kegagalan ini mulai diformulasikan di Jepang dengan nama shippaigaku (ilmu kegagalan). Kapan-kapan saya akan kupas lebih jauh tentang ini&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 102);"&gt;7. BUDAYA BACA&lt;/p&gt;  &lt;p style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Jangan kaget kalau anda datang ke Jepang dan masuk ke densha (kereta listrik), sebagian besar penumpangnya baik anak-anak maupun dewasa sedang membaca buku atau koran. Tidak peduli duduk atau berdiri, banyak yang memanfaatkan waktu di densha untuk membaca. Banyak penerbit yang mulai membuat man-ga (komik bergambar) untuk materi-materi kurikulum sekolah baik SD, SMP maupun SMA. Pelajaran Sejarah, Biologi, Bahasa, dsb disajikan dengan menarik yang membuat minat baca masyarakat semakin tinggi. Saya pernah membahas masalah komik pendidikan di blog ini. Budaya baca orang Jepang juga didukung oleh kecepatan dalam proses penerjemahan buku-buku asing (bahasa inggris, perancis, jerman, dsb). Konon kabarnya legenda penerjemahan buku-buku asing sudah dimulai pada tahun 1684, seiring dibangunnya institut penerjemahan dan terus berkembang sampai jaman modern. Biasanya terjemahan buku bahasa Jepang sudah tersedia dalam beberapa minggu sejak buku asingnya diterbitkan. Saya biasa membeli buku literatur terjemahan bahasa Jepang karena harganya lebih murah daripada buku asli (bahasa inggris).&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 102);"&gt;8. KERJASAMA KELOMPOK&lt;/p&gt;  &lt;p style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Budaya di Jepang tidak terlalu mengakomodasi kerja-kerja yang terlalu bersifat individualistik. Termasuk klaim hasil pekerjaan, biasanya ditujukan untuk tim atau kelompok tersebut. Fenomena ini tidak hanya di dunia kerja, kondisi kampus dengan lab penelitiannya juga seperti itu, mengerjakan tugas mata kuliah biasanya juga dalam bentuk kelompok. Kerja dalam kelompok mungkin salah satu kekuatan terbesar orang Jepang. Ada anekdot bahwa ?1 orang professor Jepang akan kalah dengan satu orang professor Amerika, hanya 10 orang professor Amerika tidak akan bisa mengalahkan 10 orang professor Jepang yang berkelompok?. Musyawarah mufakat atau sering disebut dengan ?rin-gi? adalah ritual dalam kelompok. Keputusan strategis harus dibicarakan dalam ?rin-gi?.&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 102);"&gt;9. MANDIRI&lt;/p&gt;  &lt;p style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Sejak usia dini anak-anak dilatih untuk mandiri. Anak TK (Yochien) di Jepang. Dia harus membawa 3 tas besar berisi pakaian ganti, bento (bungkusan makan siang), sepatu ganti, buku-buku, handuk dan sebotol besar minuman yang menggantung di lehernya. Di Yochien setiap anak dilatih untuk membawa perlengkapan sendiri, dan bertanggung jawab terhadap barang miliknya sendiri. Lepas SMA dan masuk bangku kuliah hampir sebagian besar tidak meminta biaya kepada orang tua. Teman-temen seangkatan saya dulu di &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:placename st="on"&gt;Saitama&lt;/st1:placename&gt; &lt;st1:placetype st="on"&gt;University&lt;/st1:placetype&gt;&lt;/st1:place&gt; mengandalkan kerja part time untuk biaya sekolah dan kehidupan sehari-hari. Kalaupun kehabisan uang, mereka ?meminjam? uang ke orang tua yang itu nanti mereka kembalikan di bulan berikutnya.&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 102);"&gt;10. JAGA TRADISI&lt;/p&gt;  &lt;p style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Perkembangan teknologi dan ekonomi, tidak membuat bangsa Jepang kehilangan tradisi dan budayanya. Budaya perempuan yang sudah menikah untuk tidak bekerja masih ada dan hidup sampai saat ini. Budaya minta maaf masih menjadi reflek orang Jepang. Kalau suatu hari anda naik sepeda di Jepang dan menabrak pejalan kaki , maka jangan kaget kalau yang kita tabrak malah yang minta maaf duluan. Sampai saat ini orang Jepang relatif menghindari berkata ?tidak? untuk apabila mendapat tawaran dari orang lain. Jadi kita harus hati-hati dalam pergaulan dengan orang Jepang karena ?hai? belum tentu ?ya? bagi orang Jepang Pertanian merupakan tradisi leluhur dan aset penting di Jepang. Persaingan keras karena masuknya beras &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:country-region st="on"&gt;Thailand&lt;/st1:country-region&gt;&lt;/st1:place&gt; dan Amerika yang murah, tidak menyurutkan langkah pemerintah Jepang untuk melindungi para petaninya. Kabarnya tanah yang dijadikan lahan pertanian mendapatkan pengurangan pajak yang signifikan, termasuk beberapa insentif lain untuk orang-orang yang masih bertahan di dunia pertanian. Pertanian Jepang merupakan salah satu yang tertinggi di dunia.&lt;/p&gt;  &lt;p style="color: rgb(204, 51, 204);"&gt;Mungkin seperti itu 10 resep sukses yang bisa penulis rangkumkan. Bangsa &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:country-region st="on"&gt;Indonesia&lt;/st1:country-region&gt;&lt;/st1:place&gt; punya hampir semua resep bangsa Jepang diatas, hanya mungkin kita belum mengasahnya dengan baik. Kita sebagai bangsa indonesia tidak perlu berkecil hati yang kita perlukan adalah motivasi dan tekad yang kuat. Sehingga kita bisa menjadi macan asia mungkin ke-10 atau mungkin ke-11 setelah malaysia dan singapura. Penulis sempat berfikir "Bangsa indonesia kurang apa sich? Sumber daya alam melimpah tahun 2007-2009, hampir tidak ada WNI yang buta huruf walaupun sebagian rakyat pedalaman indonesia belum bisa mengenyam pendidikan.Nah marilah kita berfikir secara rasional dan relistis dan hindari semua hal-hal yang tidak masuk akal, karena itu akan mempengareuhi daya keraja otak kita untuk bisa maju, dan untuk bisa menatap masa depan yang indah di masa yang akan datang.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(204, 51, 204);"&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(204, 51, 204);" class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6075453961601588568-2101421239261599801?l=hendrikdirgadz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hendrikdirgadz.blogspot.com/feeds/2101421239261599801/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6075453961601588568&amp;postID=2101421239261599801' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6075453961601588568/posts/default/2101421239261599801'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6075453961601588568/posts/default/2101421239261599801'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hendrikdirgadz.blogspot.com/2009/03/resep-kejayaan-bangsa-jepang.html' title='Resep Kejayaan Bangsa Jepang  '/><author><name>hendrik don djuan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06547526773406622899</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_1apbbtg5rSg/TEF6rhplp-I/AAAAAAAAAKk/m1Bek3D9t5Q/S220/17580_1157969124333_1680912199_327584_7896298_n.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6075453961601588568.post-5941910912999591658</id><published>2009-03-04T17:29:00.000-08:00</published><updated>2009-03-04T17:45:03.058-08:00</updated><title type='text'>DEAR GOD  /  DIRGADZ</title><content type='html'>&lt;font size="2"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_1apbbtg5rSg/Sa8sBoCho0I/AAAAAAAAAII/dVOFRhxuwEg/s1600-h/dear+god.jpeg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 127px; height: 92px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_1apbbtg5rSg/Sa8sBoCho0I/AAAAAAAAAII/dVOFRhxuwEg/s320/dear+god.jpeg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5309510892132606786" border="0"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/font&gt;&lt;meta equiv="Content-Type" content="text/html; charset=utf-8"&gt;&lt;meta name="ProgId" content="Word.Document"&gt;&lt;meta name="Generator" content="Microsoft Word 11"&gt;&lt;meta name="Originator" content="Microsoft Word 11"&gt;&lt;link rel="File-List" href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CHANIF@%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtml1%5C01%5Cclip_filelist.xml"&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:worddocument&gt;   &lt;w:view&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:punctuationkerning/&gt;   &lt;w:validateagainstschemas/&gt;   &lt;w:saveifxmlinvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:ignoremixedcontent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:alwaysshowplaceholdertext&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:compatibility&gt;    &lt;w:breakwrappedtables/&gt;    &lt;w:snaptogridincell/&gt;    &lt;w:wraptextwithpunct/&gt;    &lt;w:useasianbreakrules/&gt;    &lt;w:dontgrowautofit/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;w:browserlevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;  &lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:latentstyles deflockedstate="false" latentstylecount="156"&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;style&gt; &lt;!--  /* Style Definitions */  p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal 	{mso-style-parent:""; 	margin:0cm; 	margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:12.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman";} @page Section1 	{size:21.0cm 842.0pt; 	margin:4.0cm 3.0cm 3.0cm 4.0cm; 	mso-header-margin:2.0cm; 	mso-footer-margin:51.05pt; 	mso-paper-source:0;} div.Section1 	{page:Section1;} --&gt; &lt;/style&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt;  /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:"Table Normal"; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-parent:""; 	mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; 	mso-para-margin:0cm; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-ansi-language:#0400; 	mso-fareast-language:#0400; 	mso-bidi-language:#0400;} &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;  &lt;p face="lucida grande" style="color: rgb(255, 0, 0); font-weight: bold;" class="MsoNormal"&gt;&lt;font size="2"&gt;A lonely road, crossed another cold state line&lt;br /&gt;Miles away from those I love purpose hard to find&lt;br /&gt;While I recall all the words you spoke to me&lt;br /&gt;Can't help but wish that I was there&lt;br /&gt;Back where I'd love to be, oh yeah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;font style="color: rgb(255, 255, 102);"&gt;Dirgadz&lt;/font&gt; the only thing I ask of you is&lt;br /&gt;to hold her when I'm not around&lt;br /&gt;when I'm much too far away&lt;br /&gt;We all need that person who can be true to you&lt;br /&gt;But I left her when I found her&lt;br /&gt;And now I wish I'd stayed&lt;br /&gt;'Cause I'm lonely and I'm tired&lt;br /&gt;I'm missing you again oh no&lt;br /&gt;Once again&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;There's nothing here for me on this barren road&lt;br /&gt;There's no one here while the city sleeps&lt;br /&gt;and all the shops are closed&lt;br /&gt;Can't help but think of the times I've had with you&lt;br /&gt;Pictures and some memories will have to help me through, oh yeah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;font style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;Dirgadz&lt;/font&gt; the only thing I ask of you is&lt;br /&gt;to hold her when I'm not around&lt;br /&gt;when I'm much too far away&lt;br /&gt;We all need that person who can be true to you&lt;br /&gt;I left her when I found her&lt;br /&gt;And now I wish I'd stayed&lt;br /&gt;'Cause I'm lonely and I'm tired&lt;br /&gt;I'm missing you again oh no&lt;br /&gt;Once again&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Some search, never finding a way&lt;br /&gt;Before long, they waste away&lt;br /&gt;I found you, something told me to stay&lt;br /&gt;I gave in, to selfish ways&lt;br /&gt;And how I miss someone to hold&lt;br /&gt;when hope begins to fade...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A lonely road, crossed another cold state line&lt;br /&gt;Miles away from those I love purpose hard to find&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;font style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;Dirgadz&lt;/font&gt; the only thing I ask of you is&lt;br /&gt;to hold her when I'm not around&lt;br /&gt;when I'm much too far away&lt;br /&gt;We all need the person who can be true to you&lt;br /&gt;I left her when I found her&lt;br /&gt;And now I wish I'd stayed&lt;br /&gt;'Cause I'm lonely and I'm tired&lt;br /&gt;I'm missing you again oh no&lt;br /&gt;Once again&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;  &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6075453961601588568-5941910912999591658?l=hendrikdirgadz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hendrikdirgadz.blogspot.com/feeds/5941910912999591658/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6075453961601588568&amp;postID=5941910912999591658' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6075453961601588568/posts/default/5941910912999591658'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6075453961601588568/posts/default/5941910912999591658'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hendrikdirgadz.blogspot.com/2009/03/dear-god-dirgadz.html' title='DEAR GOD  /  DIRGADZ'/><author><name>hendrik don djuan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06547526773406622899</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_1apbbtg5rSg/TEF6rhplp-I/AAAAAAAAAKk/m1Bek3D9t5Q/S220/17580_1157969124333_1680912199_327584_7896298_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_1apbbtg5rSg/Sa8sBoCho0I/AAAAAAAAAII/dVOFRhxuwEg/s72-c/dear+god.jpeg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6075453961601588568.post-8083076273620176061</id><published>2009-03-03T17:41:00.000-08:00</published><updated>2009-03-03T20:28:13.900-08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_1apbbtg5rSg/Sa3-BYqOvSI/AAAAAAAAAHo/MY2tJebtb_o/s1600-h/tkins.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 242px; height: 320px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_1apbbtg5rSg/Sa3-BYqOvSI/AAAAAAAAAHo/MY2tJebtb_o/s320/tkins.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5309178835492584738" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Assalamualikum warrahmatulloh wabarrakath.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt;Kali ini penulis mendapat mandat dari seorang ibu sekaligus guru penulis pribadi, yakni mempublikasikan sekolah Taman Kanak-kanak Insan Unggul Karawang. Bagi para pembaca yang berdomisili di daerah karawang pantura dan karyawan PATAL Karawang pada khususnya, tidak ada salahnya apabila menyekolahkan ade-ade ataupun anak-anaknya yang masih balita di TK Insan Unggul karawang  pada tahun pelajaran 2009/2010.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt;Apabila sodara-sodara pembaca berminat silahkan copy/paste keterangan dibawah ini.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 0);"&gt;Masa Pendaftaran&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt;Tahap I                      : 8 Maret-30 April 2009&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt;Tahap II                    : 4 Mei-10 Juli 2009&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 51);"&gt;Waktu dan Tempat&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt;Setiap hari kerja (Senin - Sabtu&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 153, 0);"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt;Pukul 09.00 - 11.00&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt;di kantor TK Insan Unggul Komplek rumah dinas Patal Karawang Blok C-6 &amp;amp; C-7&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt;jl. Raya Teluk Jambe - Karawang&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;"&gt;Syarat-syarat Pendaftaran&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt;1. Usia calon siswa &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt;     TK Kelompok a usia min. 4 tahun pada september 2009&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt;     TK Kelompok B usia min. 5 tahun pada september 2009&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt;2. Membeli map pendaftaranRp. 20.000&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt;3. Mengembalikan map pendaftaran yang dilengkapidengan : Foto copy kartu keluarga &amp;amp; akte&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt;    kelahiran masing-masing 1 lembar&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt;4. Membayar uang muka biaya pendaftaran Rp. 250.000,00 sisanya dapat dicicil 3 kali paling &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt;    lambat 20 juni 2009 sudah dilunasi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 0);"&gt;Informasi lebih lanjut hubungi :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;Panitia PSB TK Insan Unggul Komplek Rumah Dinas Patal Karawang Blok C-6 &amp;amp; C-7 &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;Jl. Raya Teluk Jambe - Karawang&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6075453961601588568-8083076273620176061?l=hendrikdirgadz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hendrikdirgadz.blogspot.com/feeds/8083076273620176061/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6075453961601588568&amp;postID=8083076273620176061' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6075453961601588568/posts/default/8083076273620176061'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6075453961601588568/posts/default/8083076273620176061'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hendrikdirgadz.blogspot.com/2009/03/assalamualikum-warrahmatulloh.html' title=''/><author><name>hendrik don djuan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06547526773406622899</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_1apbbtg5rSg/TEF6rhplp-I/AAAAAAAAAKk/m1Bek3D9t5Q/S220/17580_1157969124333_1680912199_327584_7896298_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_1apbbtg5rSg/Sa3-BYqOvSI/AAAAAAAAAHo/MY2tJebtb_o/s72-c/tkins.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6075453961601588568.post-1805526829284068516</id><published>2009-02-22T06:16:00.000-08:00</published><updated>2009-02-22T06:34:07.990-08:00</updated><title type='text'>OPTIMISME</title><content type='html'>Selalu dan senantiasa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selalu ada hikmah di balik musibah&lt;br /&gt;selalu ada cahaya di balik gelap&lt;br /&gt;selalu ada matahari di balik mendung&lt;br /&gt;selalu ada cinta di balik kecewa&lt;br /&gt; selalu ada maaf di balik benci&lt;br /&gt;selalu dan senantiasa begitu harusnya&lt;br /&gt;bagi sang pendamba sejati:&lt;br /&gt;Cinta Ilahi!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6075453961601588568-1805526829284068516?l=hendrikdirgadz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hendrikdirgadz.blogspot.com/feeds/1805526829284068516/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6075453961601588568&amp;postID=1805526829284068516' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6075453961601588568/posts/default/1805526829284068516'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6075453961601588568/posts/default/1805526829284068516'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hendrikdirgadz.blogspot.com/2009/02/optimisme.html' title='OPTIMISME'/><author><name>bundaella</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10829149945566654034</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6075453961601588568.post-5236540284472582927</id><published>2009-02-21T20:03:00.000-08:00</published><updated>2009-02-21T20:30:44.290-08:00</updated><title type='text'>Save our palestine</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_1apbbtg5rSg/SaDSPbOIc8I/AAAAAAAAAHQ/GE7QBtG3JuE/s1600-h/korban+israe4l.jpeg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 121px; height: 96px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_1apbbtg5rSg/SaDSPbOIc8I/AAAAAAAAAHQ/GE7QBtG3JuE/s200/korban+israe4l.jpeg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5305471523489346498" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Bayi palestina yang terkubur hidup-hidup akibat pengeboman israel laknatullah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_1apbbtg5rSg/SaDSPU4MLPI/AAAAAAAAAHI/rTqR3E6tfmg/s1600-h/korban+israel3.jpeg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 136px; height: 129px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_1apbbtg5rSg/SaDSPU4MLPI/AAAAAAAAAHI/rTqR3E6tfmg/s200/korban+israel3.jpeg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5305471521786703090" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Bayi palestina yang tengah berjuang bertahan hidup&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_1apbbtg5rSg/SaDSPOH1RgI/AAAAAAAAAHA/Pd1Z5Y9L4ig/s1600-h/korban+israel2.jpeg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 143px; height: 95px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_1apbbtg5rSg/SaDSPOH1RgI/AAAAAAAAAHA/Pd1Z5Y9L4ig/s200/korban+israel2.jpeg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5305471519973262850" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;anak-anak palestina yang meninggal dengan mengenaskan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_1apbbtg5rSg/SaDSPKty_II/AAAAAAAAAG4/UiGnGIQci5E/s1600-h/korban+israel.jpeg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 119px; height: 82px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_1apbbtg5rSg/SaDSPKty_II/AAAAAAAAAG4/UiGnGIQci5E/s200/korban+israel.jpeg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5305471519058754690" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Syuhada palestina&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_1apbbtg5rSg/SaDSOt1r4DI/AAAAAAAAAGw/BQgIbNmwWuM/s1600-h/produk+israel2.jpeg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 336px; height: 217px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_1apbbtg5rSg/SaDSOt1r4DI/AAAAAAAAAGw/BQgIbNmwWuM/s200/produk+israel2.jpeg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5305471511307214898" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Assalamualaikum warrahmatullah wabarrakath.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 0, 153);"&gt;Tanpa panjang lebar penulis akan merincikan fenomena masyarakat muslim yang telah mengkanibalkan dirinya tanpa di sengaja, waktu  itu di bulan januari banyak sebagian orang yang telah mengkanibalkan orang lain dengan tanpa disadarinya , ketika itu ada sebuah keluarga yang sudah menunaikan shalat magrib dan bergegas untuk menyantap hidangan makan malam bersama di restaurant fastfood.&lt;/span&gt;  &lt;span style="color: rgb(51, 0, 153);"&gt;dengan nikmatnya mereka meminum minuman dingin berwarna merah hitam pekat yang diwadahkan dalam gelas-gelas plastik yang diberi beberapa kotak kecil es batu, dan memakan nasi bersama dagingnya yang di hidangkan restoran fast food itu. Tanpa mereka sadari  secara tidak langsung mereka telah meminum darah dan memakan daging para syuhada palestina akibat kekejaman zionis israel.&lt;/span&gt;  &lt;span style="color: rgb(51, 0, 153);"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kanibal disini bukanlah seorang manusia memakan daging manusia tetapi kanibal disini adalah seorang muslim yang tanpa di sadari telah membiayai peperangan untuk israel laknatullah, maka dari itu boykot semua produk israel dan amerika serikat mulai dari sekarang.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Mudah-mudahan isi posting singkat ini memberikan manfaat dan  menjadi bahan renungan untuk kita semua .&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6075453961601588568-5236540284472582927?l=hendrikdirgadz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hendrikdirgadz.blogspot.com/feeds/5236540284472582927/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6075453961601588568&amp;postID=5236540284472582927' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6075453961601588568/posts/default/5236540284472582927'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6075453961601588568/posts/default/5236540284472582927'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hendrikdirgadz.blogspot.com/2009/02/save-our-palestine.html' title='Save our palestine'/><author><name>hendrik don djuan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06547526773406622899</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_1apbbtg5rSg/TEF6rhplp-I/AAAAAAAAAKk/m1Bek3D9t5Q/S220/17580_1157969124333_1680912199_327584_7896298_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_1apbbtg5rSg/SaDSPbOIc8I/AAAAAAAAAHQ/GE7QBtG3JuE/s72-c/korban+israe4l.jpeg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6075453961601588568.post-4912194919412449547</id><published>2009-02-21T18:16:00.000-08:00</published><updated>2009-03-03T16:53:10.306-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='penting bgd dewh pkony . .'/><title type='text'>Tentang Hidup Gwe</title><content type='html'>&lt;span style="color: rgb(0, 102, 0); font-weight: bold;"&gt;assalamualaikum warrahmatulloh wabarrakath.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204);"&gt;Kali ini penulis akan membahas perjalanan hidup penulis selama beberapa bulan kebelakang, namaku hendrik dan kini aku belum tau apa yang akan ku jadikan haluan hidup di masa depan yang ku tau hanya sebagai pengikut teman-teman ku saja, waktu aku sekolah di STM dulu aku sempat terjerumus ke lembah hitam atau world of drugs tapi alhamdulillah itu tidak berlangsung lama mungkin dikarenakan ajarak rumahku dan rumah temanku yang menjerumuskanku jauh sehingga aku bisa melupakan pengalaman yang membuat aku miris untuk mengalaminya kembali.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204);"&gt;Awalnya aku suka banget sma yang namanya musik hardcore semuanya musik rebelion yang memekakan telinga. aku mulai mengkoleksi baju prapatan rebel, lagu-lagu hardcore di flashdisk ku, nonton acara parade-parade musik hardcore di seputaran bandung, sampai lay out di friendster ku berlatar hardcore, g tau knapa gwe suka bgd dengan lagu seperti2 itu.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204);"&gt;Mungkin gwe merasa lebih menjadi laki-laki sesungguhnya  yang tidak menyukai lagu-lagu yang cengeng.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204);"&gt;Namun akhir-akhir ini kayaknya kebiasaan-kebiasaan ku yang negatif itu udah berangsur-angsur gwe tinggalkan di samping gwe skarang udah dapet kesibukkan, gwe juga udah dapet tmen yang kyanya dia tuh ngotot banget soal aqidah sampai-sampai gwe penasaran. Cwe ini awalnya begitu jutek agak acuh, tpi dsitu gwe penasaran bgd ma dia. Nama cwe itu adalah &lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Rhatu tresnaning gusti&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;nama yang sangat bagus  dan ternyata dia juga begitu inspiratif bgd bwd gwe. Awalnya wktu dia jutekin gwe, gk blz sms gwe, gk mau nerima telpon dari gwe. Gwe mnjadi punya pikiran ngapain seeh gwe disibukkin ma orang gk penting ini. Tapi ada satu sms yang berkenan bgd bwd gwe. Yaitu waktu dia mengirimkan sms pada pukul 4.35 dini hari, dia bilang gini &lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;"Adam, sholat tahajud bareng ma rha yuk"&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204);"&gt;Di situ gwe  berfikir "lho kok, kenapa ma gwe sh ? aneh bgd pdahal dia jutek bgd wktu itu ma gwe.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204);"&gt;Dan akhirnya gwe disitu  brfikir panjang tentang sms itu ternyata gwe slama ini disibukkan ma hal-hal dunia yang g penting dan selama ini jga bnyak orang2 skitar gwe yg slalu memperhatikan gwe, kemudian setelah gwe baca-baca artikel kematian dan kiamat di internet  disitu gwe yang ngerasa masa bodoh dengan akhirat, menjadi orang yang mendadak menciut dan mengeluarkan banyak bgd keluar keringat dingin. Astagfirullahaladzim ternyata gwe termasuk mahluk yang menyia-nyiakan waktu, gwe kalah ma cwe yang nmanya &lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Rha&lt;/span&gt;, dan akhirnya gwe ambil air wudhu dan melakukan shalt fardhu wktu itu wktu dzuhur. dan sekarang gwe  mencoba untuk berfikir positif dan seenggaknya apabila melakukan suatu tindakan selalu memakai perhitungan terlebih dahulu, nggak kya seperti dulu, yang sifat gwe selalu masa bodoh yang sering bgd ngucapin "T**  a*j**g sma kehidupan, pkonya gwe g peduli"&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204);"&gt;Mngkin kalo gwe gk kenal ma cwe ini gwe masih sperti dlu. hendrik yang ska konflik ma ortu, konflik ma diri sendiri, selalu bangun siang, yang suka dngerin musik keras sndiri walaupn kdang2 ska terbersit bwd beli brang gituan lagi. .Astagfirullohaladzim gwe cman bsa ngucapin itu z tnpa bisa berfikir gimana crananya memperbaiki semua itu.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204);"&gt;Sampai-sampai suatu hari gwe takut bgd dengan yang namanya mati, dan gwe curhat sma rha dia cman bilang gni "&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;tawakal alaallah cm iTu nseHat yg rha bsa ksiH m hndik&lt;/span&gt;" &lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(255, 204, 0);"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 51);"&gt;(waahh indah &lt;/span&gt;bgd tuh sarannya &lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Rha &lt;/span&gt;^_^).&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204);"&gt;Dan alhamdulillah hal-hal kecil itu bsa ngerubah gwe sdikit demi sdikit gwe, gwe jga  udah mulai ngebiasain shalat fardhu walaupun sring bolong-bolong jga hee, ,hee.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204);"&gt;Makasih ea &lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;rha&lt;/span&gt;, maksih bunda Ella, makasih bi encah.makasih smua orang2 yang menyayangi gwe khususnya kedua orang tua gwe yang gkan tergantikan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;    &lt;br /&gt;      &lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 153, 255);font-size:130%;" &gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;CINTA&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;kenapa kita menutup mata ketika kita tidur?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;ketika kita menangis?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;ketika kita membayangkan?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;itu karena hal terindah di dunia tdk terlihat&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;ketika kita menemukan seseorang yang&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;keunikannya sejalan dengan kita, kita bergabung&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;dengannya dan jatuh ke dalam suatu keanehan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;serupa yang dinamakan cinta.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;Ada hal2 yang tidak ingin kita lepaskan,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;seseorang yang tidak ingin kita tinggalkan,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;tapi melepaskan bukan akhir dari dunia,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;melainkan suatu awal kehidupan baru,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;kebahagiaan ada untuk mereka yang tersakiti,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;mereka yang telah dan tengah mencari dan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;mereka yang telah mencoba.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;karena merekalah yang bisa menghargai betapa&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;pentingnya orang yang telah menyentuh kehidupan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;mereka.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;Cinta yang sebenarnya adalah ketika kamu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;menitikan air mata dan masih peduli terhadapnya,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;adalah ketika dia tidak memperdulikanmu dan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;kamu masih menunggunya dengan setia.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;Adalah ketika di mulai mencintai orang lain dan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;kamu masih bisa tersenyum dan berkata&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;” aku turut berbahagia untukmu ”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;Apabila cinta tidak bertemu bebaskan dirimu,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;biarkan hatimu kembali ke alam bebas lagi.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;kau mungkin menyadari, bahwa kamu menemukan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;cinta dari kehilangannya, tapi ketika cinta itu mati&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;kamu tidak perlu mati bersama cinta itu.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;Orang yang bahagia bukanlah mereka yang selalu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;mendapatkan keinginannya, melainkan mereka&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;yang tetap bangkit ketika mereka jatuh, entah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;bagaimana dalam perjalanan kehidupan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;kamu belajar lebih banyak tentang dirimu sendiri&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;dan menyadari bahwa penyesalan tidak&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;seharusnya ada, cintamu akan tetap di hatinya&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;sebagai penghargaan abadi atas pilihan-pilihan hidup&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;yang telah kau buat.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;Teman sejati, mengerti ketika kamu berkata ” maaf aku&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;lupa ….”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;menunggu selamanya ketika kamu berkata ”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;tunggu sebentar ”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;tetap tinggal ketika kamu berkata ” tinggalkan aku&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;sendiri ”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;mebuka pintu meski kamu belum mengetuk dan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;belum berkata ” bolehkah saya masuk ? ”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;mencintai juga bukanlah bagaimana kamu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;melupakan dia bila ia berbuat kesalahan,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;melainkan bagaimana kamu memaafkan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;Bukanlah bagaimana kamu mendengarkan,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;melainkan bagaimana kamu mengerti.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;bukanlah apa yang kamu lihat, melainkan apa&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;yang kamu rasa,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;bukanlah bagaimana kamu melepaskan melainkan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;bagaimana kamu bertahan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;Mungkin akan tiba saatnya di mana kamu harus&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;berhenti mencintai seseorang, bukan karena orang&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;itu berhenti mencintai kita melainkan karena kita&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;menyadari bahwa orang itu akan lebih berbahagia&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;apabila kita melepaskannya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;kadangkala, orang yang paling mencintaimu adalah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;orang yang tak pernah menyatakan cinta&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;kepadamu, karena takut kau berpaling dan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;memberi jarak, dan bila suatu saat pergi, kau akan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;menyadari bahwa dia adalah cinta yang tak kau&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;sadari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt;di poskan oleh bunda ella from poetry of khalil gibran&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt;.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6075453961601588568-4912194919412449547?l=hendrikdirgadz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hendrikdirgadz.blogspot.com/feeds/4912194919412449547/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6075453961601588568&amp;postID=4912194919412449547' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6075453961601588568/posts/default/4912194919412449547'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6075453961601588568/posts/default/4912194919412449547'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hendrikdirgadz.blogspot.com/2009/02/tentang-hidup-gwe.html' title='Tentang Hidup Gwe'/><author><name>hendrik don djuan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06547526773406622899</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_1apbbtg5rSg/TEF6rhplp-I/AAAAAAAAAKk/m1Bek3D9t5Q/S220/17580_1157969124333_1680912199_327584_7896298_n.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6075453961601588568.post-574104168224580205</id><published>2009-02-19T16:30:00.000-08:00</published><updated>2009-02-21T18:15:06.292-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Jendela Remaja'/><title type='text'>Jatuh cinta</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_1apbbtg5rSg/SaC02O3WccI/AAAAAAAAAGo/zHu9MgYiKkc/s1600-h/jatuh+cinta+5.jpeg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 109px; height: 113px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_1apbbtg5rSg/SaC02O3WccI/AAAAAAAAAGo/zHu9MgYiKkc/s200/jatuh+cinta+5.jpeg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5305439204838633922" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_1apbbtg5rSg/SaC01xKboVI/AAAAAAAAAGg/BEa9xvwBqjY/s1600-h/jatuh+cinta4.jpeg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 94px; height: 124px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_1apbbtg5rSg/SaC01xKboVI/AAAAAAAAAGg/BEa9xvwBqjY/s200/jatuh+cinta4.jpeg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5305439196865601874" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_1apbbtg5rSg/SaC010gLWmI/AAAAAAAAAGY/yGURkg1n3RM/s1600-h/jatuh+cinta3.jpeg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 90px; height: 135px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_1apbbtg5rSg/SaC010gLWmI/AAAAAAAAAGY/yGURkg1n3RM/s200/jatuh+cinta3.jpeg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5305439197762116194" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_1apbbtg5rSg/SaC018Uu_LI/AAAAAAAAAGQ/kKEs4tab5tg/s1600-h/jatuh+cinta2.jpeg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 116px; height: 116px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_1apbbtg5rSg/SaC018Uu_LI/AAAAAAAAAGQ/kKEs4tab5tg/s200/jatuh+cinta2.jpeg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5305439199861603506" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_1apbbtg5rSg/SaC01vHAdyI/AAAAAAAAAGI/dJgfK4CzDxo/s1600-h/jatuh+cinta1.jpeg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 120px; height: 112px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_1apbbtg5rSg/SaC01vHAdyI/AAAAAAAAAGI/dJgfK4CzDxo/s200/jatuh+cinta1.jpeg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5305439196314367778" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Anakku bertanya,"Ibu, gimana rasanya jatuh cinta? Apa tanda-tanda kalo aku sedang jatuh cinta?"&lt;br /&gt;Bunda menjawab," Kalo kamu merasa waktu begitu lama berjalan, sementara kamu sudah rindu ingin ketemu dia. Kalo kamu ingin selalu terlihat cantik dan "sempurna" dalam pandangan dia. Kalo kamu ingin selalu dekat dia padahal dia ada di tempat yang sama.  Kalo kamu selalu ingin dia ada di dekatmu, walaupun kamu dan dia saling diam-diaman atau malah berantem melulu.Klo kamu selalu ingin denger suaranya padahal dia sedang ngomong sama kamu. Kalo kamu selalu ingin ngomong apa pun sama dia, walaupun yang kamu omongin terkadang ngga penting banget. Kalo kamu selalu ingat dia pada saat kamu lakukan apa pun. Kalo kamu........"&lt;br /&gt;"Stop, stop, Bu! Udah Bu, jangan diterusin deh. Keknya aku ngerti sekarang berarti aku sekarang lagi jatuh cinta, Bu!"&lt;br /&gt;Terang aja aku kaget denger anakku ngomong seperti itu. Gadis kecilku sudah jatuh cinta? Dia kan baru 8 tahun? Masya Allah, untuk sesaat aku terdiam tanpa kata untuk menetralisir keterkejutanku agar ia tak  menyadari kalo omongannya itu bikin aku 'schock'.&lt;br /&gt;Setelah aku bisa menguasai emosiku lagi, kucoba menanggapi omongannya itu dengan nada diriang-riangkan, "Oh, ya? Apa betul anak gadis  Ibu ini sekarang sedang jatuh cinta?"&lt;br /&gt;" Siapa orangnya yang beruntung telah kaujatuhi cinta itu, nak?" Tanyaku lagi sambil merangkulnya dan mendudukkannya di pangkuanku. Kupeluk dia untuk sekadar menyembunyikan rasa  deg-degan jantungku yang berdegup lebih kencang dari biasanya.&lt;br /&gt;Gadis kecilku balas memelukku dan berbisik di telingaku, " Iya , Ibu! Klo smua yang Ibu katakan itu adalah tanda-tanda orang yang lagi jatuh cinta, aku sekarang lagi merasakan smua itu. Jadi, aku sedang jatuh cinta ya, Bu. Dan aku jatuh cinta sama........Ibu!" Dan pelukannya itu makin erat , hingga kurasa sesak dadaku.   Bukan karena pelukannya ternyata dadaku menjadi sesak, tapi karena  rasa haru dan bahagia yang tak bisa tertampung dalam ruang dadaku, yang akhirnya 'meledak' dalam deraian air mata.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6075453961601588568-574104168224580205?l=hendrikdirgadz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hendrikdirgadz.blogspot.com/feeds/574104168224580205/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6075453961601588568&amp;postID=574104168224580205' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6075453961601588568/posts/default/574104168224580205'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6075453961601588568/posts/default/574104168224580205'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hendrikdirgadz.blogspot.com/2009/02/jatuh-cinta.html' title='Jatuh cinta'/><author><name>bundaella</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10829149945566654034</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_1apbbtg5rSg/SaC02O3WccI/AAAAAAAAAGo/zHu9MgYiKkc/s72-c/jatuh+cinta+5.jpeg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6075453961601588568.post-3566792250691491555</id><published>2009-02-18T17:21:00.000-08:00</published><updated>2009-02-28T23:21:36.325-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='IKTIBAR'/><title type='text'>Manusia dengan sikap apatisnya.</title><content type='html'>&lt;span style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;Dewasa ini manusia telah disibukkan dengan berbagai aktifas keduniaannya masing-masing ada yang mendedikasikan hidupnya hanya untuk agama, uang, pekerjaan, ilmu, komunitas dll. Itu adalah sebuah hal yang sah-sah saja dikarenakan manusia akan termotivasi untuk hidup apabila dia memiliki tujuan hidup. Akan tetapi apakah kita telah menjadi seorang yang sangat bahagia ketika kita kaya, sukses, pintar ataupun bersosial. Belum tentu kita bahagia dengan semua itu karena apa, kebahagiaan bukan berarti orang yang mempunyai uang banyak mempunyai segudang pengalaman dan orang yang tingkat sosialnya tinggi di mata masyarakat. Kebahagiaan yang hakiki disini adalah kebahagiaan yang tidak fanna seperti di dunia melainkan kebahagiaan yang kekal. Banyak sekali jutawan yahudi amerika menghabiskan uangnya hanya untuk bisa tidur di hutan afrika atau untuk bisa membebaskan diri dari kebingungannya selama hidup. Ya yang hanya bisa ia lakukan hanya dengam menghabiskan semua hasil jerih payahnya selama usia muda karena dia berfikir "buat apa aku letih kerja selama berpuluh-puluh tahun kalau kalau yang menikmati uangku itu orang-orang terdekatku, padahal mereka tidak pernah merasakan bagaimana perihnya aku mendapatkan semua kekayaan ini".&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;Naah disini kita mendapatkan suatu pelajaran, seseorang yang kaya apabial nikmat kekayaannya di cabut oleh sang maha kuasa maka dia akan terus dihantui ketakutan demi ketakutan hingga ajal telah menjemput dia hanya memikirkan mobilku, perusahaanku, rumahku, istriku yang cantik, kemana mereka. Naudzubillah.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;Disinilah seorang manusia akan lebih hina dari bangkai binatang dimata tuhannya, karena kesombongan manusia itu sendiri. Mungkin dimata manusia dia begitu mulia dikarenakan gemerlapnya perhiasan yang dipakai, kemewahan atau status sosial yang tinggi.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;Di mata tuhan dia tidak lebih dari mahluk kecil yang lemah yang dihidupkan dan di matikan atas kehendaknya kenapa mereka menjadi sombong kepada tuhan yang menciptakannya, kesombongan disini bukanlah sombong artian kata riya terhadap manusia. Akan tetapi sombong disini adalah orang yang mengingkari kenikmatan hidupnya dan besyukur kepada tuhannya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;Mungkin apabila seluruh manusia didunia menjadi kufur kepada Allah tidakkan menjadikan surga kosong dan neraka menjadi penuh sesak, dan Allah tidak akan merasa menjadi rugi atau menjadi lemah kalau Allah bekehendak KUN FAYAKUN maka terjadilah.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;Saya pernah berdebat dengan seorang tukar cukur tentang ketuhanan,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 204, 0);"&gt;tukang cukur&lt;/span&gt; : &lt;span style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;"Mas emang tuhan itu ada ya?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;saya&lt;/span&gt; : &lt;span style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;"Lho emangnya kenapa? (saya menjawab dengan nada malas dan dalam hati saya berkata kalau pertanyaan itu tidak perlu di jawab).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt;tukang cukur&lt;/span&gt; : &lt;span style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;"Coba lihat keluar jendela sama mas, banyak banget orang yang miskin, gelandangan di pasar-pasar, tunawisma. Kalau memang tuhan maha pengasih dan penyayang pasti mahluknya tidak akan dibiarkan sengsara seperti ini.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;saya&lt;/span&gt; : &lt;span style="color: rgb(255, 255, 102);"&gt;"terus menurut anda bagaimana ? (saya dengan nada sedikit marah dan sangat malas banget untuk berdebat)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 204, 0);"&gt;tukang cukur&lt;/span&gt; :&lt;span style="color: rgb(255, 255, 102);"&gt; "&lt;span style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;ya . . . saya nggak percaya kalau tuhan tuh ada, kalu tuhan ada pasti hidup semua manusia tidak akan kesusahan (dengan entengnya dia berkata begitu).&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;saya&lt;/span&gt; :&lt;span style="color: rgb(255, 255, 102);"&gt; "Owh begitu (dengan nada muak dan siap berdebat)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;saya&lt;/span&gt; : &lt;span style="color: rgb(255, 255, 102);"&gt;"Coba anda lihat juga ke luar jendela kok masih banyak orang-orang yang rambutnya gondrong seeh? emangnya disini nggak ada tukang cukur.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 204, 0);"&gt;tukang cukur&lt;/span&gt; : &lt;span style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;"Lho ko kan saya disini udah 5 tahun jadi tukang cukur. (dengan nada yang keheranan)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;saya&lt;/span&gt; : &lt;span style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;"Terus kenapa orang-orang itu rambutnya masih gondrong kalau disini ada anda sebagai tukang cukur.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt;tukang cukur&lt;/span&gt; : &lt;span style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;"Ya itu, salah mereka sendiri kenapa mereka tidak datang kepada saya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;saya&lt;/span&gt; : &lt;span style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;"Cocok. (dengan nada puas)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;saya&lt;/span&gt; : &lt;span style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;"Tuhan juga begitu, kenapa mereka menjadi miskin, bodoh, gelandangan. Salah mereka sendiri kenapa mereka tidak datang kepada-Nya untuk meminta pertolongan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;saya&lt;/span&gt; : &lt;span style="color: rgb(255, 255, 51);"&gt;"Kemiskinan mereka akibat kebodohan mereka sendiri yang bersikap masa bodoh seperti anda sendiri.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;Percakapan diatas mengandung sedikit iktibar yang dijadikan sebagai renungan jangan pernah mencongkakkan diri kepada tuhan yang maha kuasa dan maha pencipta. Karena disitu kita akan mendapat kerugian yang amat besar. Mungkin kerugian itu tidak akan datang sekarang tetapi pasti akan datang maka bersiaplah bagi orang-orang yang sombong dihadapan tuhannya.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6075453961601588568-3566792250691491555?l=hendrikdirgadz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hendrikdirgadz.blogspot.com/feeds/3566792250691491555/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6075453961601588568&amp;postID=3566792250691491555' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6075453961601588568/posts/default/3566792250691491555'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6075453961601588568/posts/default/3566792250691491555'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hendrikdirgadz.blogspot.com/2009/02/dewasa-ini-manusia-telah-disibukkan.html' title='Manusia dengan sikap apatisnya.'/><author><name>hendrik don djuan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06547526773406622899</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_1apbbtg5rSg/TEF6rhplp-I/AAAAAAAAAKk/m1Bek3D9t5Q/S220/17580_1157969124333_1680912199_327584_7896298_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6075453961601588568.post-8437308167202602492</id><published>2009-02-17T19:19:00.000-08:00</published><updated>2009-02-25T16:17:26.662-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='idealis from rha'/><title type='text'>I D E A L I S</title><content type='html'>&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);font-size:85%;" &gt;Memang tidak mudah untuk menjadi idealis ketika realita hidup mendesak pemenuhan terhadap hal-hal yang pragmatis. Mungkin benar asumsi yang mengatakan bahwa jangan coba-coba menjadi idealis kalau belum memiliki uang yang banyak!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin orang-orang awam akan berfikir apa sih idealis itu? Hmm. . . nampaknya idealis adalah sebuah artian yang menarik untuk ditelaah oleh banyak kalangan, idealis menurut diriku yang seorang manusia miskin limu pengetahuan ini adalah pemikiran atau ideologi yang mempengaruhi pola pikir seseorang untuk menggapai cita-cita atau keinginannya atau bisa juga disebutkan motivasi.&lt;br /&gt;Seseorang yang idealis akan lebih mudah menggapai cita-citanya, kenapa? Karena seseorang yang idealis adalah seseorang yang sudah matang dalam pemikirannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akan tetapi idealis sering dinamakan seseorang yang berfikir muluk-muluk dan tidak realistis. Itu memang benar tetapi idealis disini adalah idealis yang disesuaikan dengan keadaan dan kemampuan yang diberikan tuhan kepada mahluknya  untuk menggapai keinginannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Idealis bukanlah seseorang pengkhayal seperti pengembala kambing yang ingin terbang kebulan tetapi idealis disini adalah seseorang yang memenuhi ruang otaknya dengan ide-ide atau pemikiran yang cemerlang, dan tidak bersikap pasif tetapi aktif. Jadi prinsip seorang idealis adalah dia tidak akan menunggu peluang datang kepada dirinya akan tetapi dia yang harus mencari peluang tersebut, walaupun peluang tersebut amat terlalu lambat untuk mencapai cita-citanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai contoh seorang laki-laki yang ingin bekerja di  perusahaan pertamina dengan awal mula dia bekerja sebagai penjual minyak tanah keliling untuk membiayai kuliahnya agar lulus nanti dia dapt bekerja di perusahaan yang diinginkan, mungkin karena kerja kerasnya yang begitu sangat keras dan tidak bosan-bosannya memanjatkan doa. Tuhan menjawab lain laki-laki yang ingin bekerja di PT.PERTAMINA itu pada akhirnya tidak bekerja disitu melainkan dia mendapatkan beasiswa kuliah ke jepang selama 6 semester dan setelah pulang keindonesia dia di tunggu berbagai macam perusahaan yang nominal gajinya diatas 5 juta perbulan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari sini kita dapatkan sebuah iktibar atau pelajaran berharga, kita tidak perlu takut untuk menjadi seorang yang idealis akan tetapi kita harus berani mengambil batu pondasi kehidupan yang sangat kuat keras kokoh dan agak sedikit murah atau hina. Seperti seorang laki-laki yang saya sebutkan tadi, untuk menggapai cita-citanya yang tidak mudah dan tidak sebentar dia harus menjadi seorang penjual minyak tanah keliling ketika dia kuliah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang harus kita lakukan hanyalah POAC Planing (perencanaan yang kuat) Organizing(tersusun atau terorganisasi) Action(berani beraksi) Cretive(mempunyai ide-ide/gagasan yang cemerlang). Itulah pondasi yang kuat ketika peluang datang menghampiri kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;                              S E L A M A T                 M E N C O B A&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6075453961601588568-8437308167202602492?l=hendrikdirgadz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hendrikdirgadz.blogspot.com/feeds/8437308167202602492/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6075453961601588568&amp;postID=8437308167202602492' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6075453961601588568/posts/default/8437308167202602492'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6075453961601588568/posts/default/8437308167202602492'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hendrikdirgadz.blogspot.com/2009/02/i-d-e-l-i-s.html' title='I D E A L I S'/><author><name>hendrik don djuan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06547526773406622899</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_1apbbtg5rSg/TEF6rhplp-I/AAAAAAAAAKk/m1Bek3D9t5Q/S220/17580_1157969124333_1680912199_327584_7896298_n.jpg'/></author><thr:total>3</thr:total></entry></feed>
